Perhatikan Gejala Kerusakan yang Mungkin Terjadi pada Solar Water Heater Anda

11 Juni 2020

Perhatikan Gejala Kerusakan yang Mungkin Terjadi pada Solar Water Heater Anda

Memiliki fasilitas solar water heater atau pemanas air tenaga surya di rumah tentu menjadi sebuah kenyamanan tersendiri, karena dapat menikmati mandi air hangat kapan pun. Namun yang seringkali dilupakan dan diabaikan adalah perawatannya, sehingga tak jarang water heater yang baru sebentar digunakan sudah tidak optimal.

Demi menghindari hal tersebut, Anda harus mulai peka dan memperhatikan kondisi water heater di rumah. Sehingga tidak sampai rusak dan berujung pada pengeluaran ekstra. Apalagi di masa sekarang, Anda tentu harus pandai menghemat pengeluaran rumah tangga.

Sebagai antisipasi, ini dia tiga gejala kerusakan yang mungkin terjadi pada solar water heater Anda:

1. Water Heater Mulai Mengeluarkan Suara Berisik Yang harus Anda ketahui tentang water heater, durasi pemakaian yang semakin lama tentu akan mengakibatkan banyak sedimen yang akan terbentuk di dasar tangki. Nah, sedimen tersebut semakin laman akan semakin mengeras. Ini adalah hasil proses pemanasan yang dilakukan terus-menerus dan berulang-ulang. Saat proses ini terjadi, Anda akan sering terdengar suara gemuruh yang berasal dari mesin pemanas air. Peristiwa ini menjadi salah satu pertanda bahwa water heater berada di akhir masa pemakaiannya.

Mungkin Anda masih diliputi tanda tanya, tumpukan sedimen yang berada di dalam water heater itu menyebabkan apa? Jadi, dengan adanya tumpukan sedimen pada water heater akan mengurangi efisiensi kerja mesin. Mesin pemanas air terpaksa harus menggunakan sumber energi cadangan seperti gas atau listrik untuk mampu memanaskan air.

Selain itu, dengan berkurangnya efisiensi, otomatis kinerja water heater yang menggunakan gas atau listrik dapat meningkatkan biaya tagihan listrik di rumah Anda!

2. Rembesan Air di Sekitar Water Heater Terkadang mungkin Anda meremehkan atau tidak terlalu menganggap serius saat menemukan titik-titik atau rembesan air di sekitar water heater. Padahal, sangat besar kemungkinan terdapat kebocoran kecil atau keretakan di dalam tangki pemanas air. Bagaimana sampai timbul titik-titik atau rembesan air? Jadi, logam yang memanas akan mengembang, ditambah dengan keretakan yang menyebabkan air merembes keluar dari tangki.

Jika memang ternyata Anda terpaksa mengganti water heater yang lama dengan yang baru, periksa dengan seksama dan pastikan tidak ada kebocoran lain yang berasal dari sambungan tangki. Selain itu jangan lupa untuk pastikan temperatur pipa atau tekanan pipa tidak bocor.

3. Water Heater Menghasilkan Air Berkarat Air yang berkarat tentu indikasi tidak baik. Sama halnya saat mesin pemanas air Anda di rumah mengeluarkan air yang berkarat. Jika hal seperti ini terjadi, artinya mesin pemanas air Anda berkarat dan akan segera mengalami kebocoran. Namun jika mesin pemanas air di rumah Anda menggunakan pipa galvanis, ada kemungkinan besar pipa Anda yang berkarat.

Bagaimana cara mengetahui masalahnya dari pemanas air atau pipa galvanis? Salah satu cara sederhana bisa dengan menguras beberapa ember air panas dari mesin pemanas air. Nah, coba cek, jika air masih terasa berkarat di ember ke-3 atau ke-4, bisa jadi permasalahannya adalah pada water heater bukan pipa.

Kerusakan pada peralatan rumah tangga, termasuk elektronik dan juga water heater pastinya sulit untuk diprediksi ya. Terlebih lagi untuk beberapa peralatan tentu tidak bisa sembarangan Anda perbaiki sendiri. Jika memang butuh bantuan, mintalah bantuan ahli.

Dan tak ada salahnya jika Anda lebih selektif saat membeli peralatan dengan harga yang lumayan mahal seperti water heater. Pastikan Anda membeli yang sudah terbukti kualitasnya dan memiliki layanan purna jual seperti yang disediakan oleh Ariston Solar Water Heater. Agar di kemudian hari Anda tidak mengalami kendala berarti dan tidak menyesal sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar ketika membeli sesuatu.

Comfort and Enjoy Your Life