Kenali Berbagai Varian Pemanas Air yang Cocok dengan Kebutuhan Anda

30 Januari 2020

Pemanas air atau water heater kini menjadi hal yang dekat sekali dengan masyarakat urban. Setelah mengalami hari yang padat di kantor dan melalui jalanan kota yang macet, kini merelaksasikan diri dengan mandi air hangat menjadi pilihan mudah yang digemari masyarakat kota. Kini pemanas air sudah banyak ditemui di rumah pribadi masyatakat kota, namun apakah Anda tahu bahwa pemanas air memiliki jenis-jenis yang berbeda? Terdapat empat jenis pemanas air yang dikenal umum oleh masyarakat dewasa ini, yaitu:

1. Solar Water Heater
Pemanas air jenis ini menggunakan sinar matahari sebagai sumber tenaga dominan untuk menangkap panas sinar matahari oleh panel-panel solar sel. Pemanas air tenaga surya dalam implementasinya pun juga membutuhkan tenaga listrik, namun listrik yang digunakan tidak serta merta menjadi sumber utama untuk menghasilkan energi. Tenaga listrik digunakan hanya ketika sinar matahari dirasa tidak mencukupi untuk menjadi sumber energi. Biasanya hal ini terjadi ketika sedang musim hujan atau cuaca mendung dua hari berturut-turut. Namun walaupun cuaca tidak mendukung sekalipun, pemanas air jenis ini dapat menukar sumber tenaganya secara otomatis dari penggunaan tenaga surya ke tenaga listrik. Oleh karena itu, pemanas air jenis ini dirasa sangat ramah lingkungan.

2. Electric Water Heater
Pemanas air jenis ini menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaga dominan. Tenaga listrik tersebut digunakan untuk memanaskan komponen-komponen pemanas yang ada pada tiap unit. Pemanas air tenaga listrik ini juga memiliki tangki atau tabung air untuk memanaskan air di dalam tabung tersebut. Diperlukan tenggang waktu untuk memanaskan keseluruhan air di dalam tabung. Pada pemanas air jenis ini, air yang dihasilkan dari keran atau shower atau saluran air siap pakai ini dapat langsung digunakan oleh konsumen.

3. Gas Water Heater
Berbeda dengan jenis-jenis lainnya, pemanas air jenis ini menggunakan gas sebagai sumber tenaga dominan. Gas yang digunakan tersebut menjadi instrumen untuk memanaskan air. Gas yang digunakan biasanya adalah gas elpiji karena harganya relatif murah dan akselerasi panas sangat tinggi. Pemanas air tenaga gas ini juga menjadi varian yang paling sering digunakan oleh masyarakat karena lebih hemat. Namun, minusnya adalah ketika gas yang dipakai ini habis, maka harus segara menggantinya dengan gas yang baru. Hal tersebut dinilai lebih merepotkan.

4. Heat Pump Water Heater
Pompa pemanas air atau heat pump water heater menjadi salah satu alternatif pemanas air murah untuk rumah dan hotel. Pemanas air jenis ini bekerja dengan cara memindahkan panas dari suatu tempat ke tempat lain. Pada heat pump water heater, panas yang ada di luar rumah akan dialihkan ke komponen utama agar kemudian dapat digunakan untuk memanaskan air. Jika ditelaah lebih rinci lagi, maka akan ditemukan bahwa pemanas air jenis ini bekerja dengan cara yang berkebalikan dengan AC, dimana udara di sekitar akan dihisap oleh heat pump water heater untuk memanaskan air panas lalu membuang udara dingin. Heat pump memiliki satu alat sendiri untuk memanaskan air. Dalam hal ini, listrik juga diperlukan sebagai sumber energi, namun listrik yang diperlukan cenderung lebih kecil karena listrik tersebut hanya digunakan untuk menghidupkan kompresor heat pump saja, tidak seperti electric water heater yang menggunakan listrik sebagai sumber dominan media transfer panas ke air.

5. Heat Pump Swimming Pool
Pemanas air yang satu ini mirip dengan heat pump water heater yang biasa, namun lebih dikhususkan untuk air dalam volume besar atau kolam renang. Biasanya pemanas ini digunakan pada hotel-hotel atau tempat wisata yang menyediakan kolam air hangat.

Kini Anda telah mengenali berbagai varian pemanas air yang dapat dipilih. Manakah yang paling cocok untuk Anda?